Fabian Phobia


Phobia terhadap ketinggian, ruang yang luas dan laba-laba barangkali biasa. Yang lebih biasa lagi adalah phobia terhadap bos. Kalau phobia terhadap tetangga umur 7 tahun, nah ini luar biasa. Istri saya mengidap ini.

Fabian adalah nama anak ini. Seorang murid SD kelas 2 tapi tak pandai membaca. Dia suka menyapa dan kadang berdiri di depan rumah dan berkata “Can I come to your house?”. Tentu kami mempersilakan masuk. Dia kemudian main dengan anak kami. Ada yang unik: tata kramanya beda. Dia tanpa permisi langsung masuk ke kamar tidur, naik ke box bayi, lalu lari ke dapur, membuka kulkas dan minta ijin untuk minum susu. Lama kelamaan tingkah lakunya menjengkelkan: jika ia ingin makan cereal ia langsung bilang “Hey, I want this.” Dia juga suka berbohong kepada kakek-neneknya: “Please don’t tell my Ah Kong that I eat this, OK?” Dia tak boleh makan coklat di rumahnya, tapi kami tetap memberinya karena tidak tega (tidak tega membiarkan ompongnya cuma dua hehe). Dia juga tak kenal waktu jika ingin main. Jam 8 pagi sampai jam 8 malam. Akhirnya kadang kita suruh dia pulang alias usir dengan alasan “Baby wants to sleep…” atau “We’re going out in a minute…” Dia juga pernah tertangkap basah mau mengantongi mainan. Klepto. Kadang-kadang kami mendengar ia bertengkar dengan kakeknya dan saling bentak. Ribut banget deh.

Singkatnya: arek iki nggapleki pol

Dengan anak kecil yang lain, istri saya tidak phobia. Cuma sama Fabian aja dia phobia. Barangkali dia phobia dengan tingkah laku yang menjengkelkan itu. Kenapa ya anak kecil kok bisa berperilaku begitu? Kami tak habis pikir. Tapi kami tidak menyerah: kami menyimpulkan bahwa dia anak yang kekurangan kasih sayang orang tua. Dia tinggal dengan kakek-neneknya, dan orang tuanya datang seminggu sekali (woi ini Singapore gitu lho … koyok Surabaya-Jember wae!). Dia juga jarang diajak bermain ke rumah orang dan diberi petunjuk mengenai sikap-sikap baik ketika bertamu. Jadi ya begitu main ke rumah orang ia seenaknya sendiri.

Ini salah siapa coba?

One thought on “Fabian Phobia

  1. sembarangan..mosok aku thok yg ditulis mengidap pnyakit ini..papa yo pisan meski kadarnya ngga separah aku..buktinya stiap olit dket2 pintu,langsung deh…”maaaa..ana’e nang pintu!!!”..hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s