O$P$


Minggu pagi ini, karena gak lanjut molor, saya ke kopitiam (hokkien: kedai kopi) di sebelah rumah untuk beli nasi lemak dan teh tarik. Saya juga menemani Olit dan mamanya ke playground. Di dalam lift, saya menemukan contoh vandalisme yang, sepertinya, umum di Singapura. Seseorang menuliskan: nomor rumah, “O$P$” dan nomor telepon di dalam lift. Sebelumnya saya juga menemukan tulisan ini di tembok (tapi mungkin nomor rumah dan nomor telepon yang berbeda; lupa). Tulisan di lift ini bisa dihapus karena hanya memakai krayon. Kalau di tembok, biasanya mereka memakai spidol (jadi harus dicat ulang). Ukuran hurufnya besar, sekitar 30 cm vertikal. Pada 2003, saya juga pernah menemukan tulisan ini di tembok flat di wilayah Clementi. Dan, barangkali ini hanya terjadi di lingkungan flat saja, tidak di condo atau di private houses.

Apa itu O$P$? Itu artinya “Owe Money, Pay Money”. Seseorang yang berhutang telah terlambat melakukan pembayaran. Tentunya tidak kepada bank, tetapi kepada Ah Long (moneylender di Malaysia dan Singapura). Dan tulisan itu ditujukan untuk memperingatkan penghutang, sekaligus mempermalukannya di depan tetangga. Mempermalukan? Saya sendiri tidak mengenal siapa yang tinggal di lantai 12 itu.

image009.jpg

Seorang kawan pernah mengatakan, jika keterlambatannya berlarut-larut, ah long biasanya mengunci pintu pemilik rumah dari luar dengan grendel dan rantai yang besar. Penghutang jadi terkurung dan panik sesaat (setelahnya, mereka bisa menelpon tukang kunci sih).

Ah Long ini sudah jadi bulan-bulanan polisi, dan banyak yang tertangkap. Ada juga penghutang yang berhasil ngibulin loan shark dengan cara berikut: pinjam uang, lewat masa pembayaran, digedor ah long, kemudian melaporkan ke polisi; polisi nyanggongin rumahnya, lalu menangkap loan shark; uang barangkali dikembalikan karena tidak banyak. Ngibulin ini cukup berisiko. Bisa-bisa dipukulin atau malah dibunuh sama loan shark. Tidak, tidak. Singapura cukup ketat dalam hal kekerasan. Jika ada yang bertengkar, siapa yang mukul duluan itulah yang masuk sel; bukan yang sebenarnya salah. Apalagi membunuh. Bisa di-dor di tempat oleh polisi, tanpa pengadilan; hanya dengan praduga bersalah.

loanshark_large.jpg

Utang yang melilit di Singapura biasanya buah dari berjudi dan dari bunga yang terlampau tinggi. Jika sudah begini maka hutang menggunung. Dan bank tidak akan dengan mudah meminjamkan uang ke orang yang catatan account-nya tidak sehat. Jalan lain adalah meminjam ke saudara. Jika sudah mentok, maka pinjam ke ah long. Dan jika tak sanggup membayar ah long, ia dipermalukan lewat tulisan dalam lift itu.

Oh utang …

6 thoughts on “O$P$

  1. gambar hiunya syerem bener..ky kata iklan anti judi singapura, “the one who suffers the most from gambling problem is not the gambler”… tapi keluarganya. tp emang singapore toto menggiurkan, menang $ 2 juta siapa yg ngga ngiler hehe..

  2. Duh Mas Arip, komentar barusan dihapus aja deh.. itu komenku.. tapi tnyt di komputernya belum di log-out jadi salah deh namanya.

    Btw, ah long = rentenir ya? hihi, namanya lucu, ga semenyeramkan rentenir.

  3. kirain negara makmur penduduknya aman tenteram gemah ripah loh jinawi, tetep aja ada yang ngutang to ?

    ari3f: harus ada yg ngutang supaya ekonomi tetap jalan …. hehe

  4. Mosok enak mas nasi lemak ‘e? Jange tak coba’e lah.

    Nek cuma diper-isin ae se gapopo nek gae aku (mental Indonesia). mungkin singapur budaya isin-e wis gedhe.

    *aku sing nge-search “wordpress arief yudhanto”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s