Lebaran (2)


Biasanya kami pergi ke suatu tempat dadakan. Misal: ke Jakarta bulan Juni lalu, beli tiketnya dua hari sebelumnya. Untuk lebaran, pengen juga ngrayain di Jakarta. Tapi selalu bingung nentuin mau di mana. Ternyata setelah dipikir-pikir lebih baik lebaran di Singapura. Karena bisa menghemat jatah cuti supaya liburan tahun depan lebih panjang🙂

Sholat Ied: Pukul 7 pagi kami pergi ke kedutaan Indonesia Singapura (KBRI – SG). Ada tiga tempat untuk sholat: di dalam masjid (laki-laki), tenda sebelah kanan masjid (laki-laki) dan tenda belakang masjid (perempuan). Karena masjid sudah penuh, maka saya sholat di tenda laki-laki. Gerimis hari itu, jadi basah lantainya. Mama Olit, Olit dan Ida sholat di tenda belakang.

Ketemu beberapa teman dan famili dari Bandung. Karena antriannya buanyak, maka kami tidak jadi ikut open house di KBRI. Padahal pengen juga makan-makan di sana.

Rumah-1: Setelahnya, kami pergi ke Cashew Road, rumah mertua Yunni. Sarapan dulu sambil maaf-maafan! (gak kebalik ya?)

Rumah-2: Menjelang siang, kami ke West Coast Road, rumah Tante Susie. Makan siang sambil maaf-maafan, dan ngobrol dengan famili yang dari Bandung.

Rumah-3: Sore kami pulang dan istirahat. Jam 7 malam kami pergi ke rumah teman di depan Bukit Panjang Plaza. Makan malam sambil maaf-maafan. Di sana, karena kami tidak memakai kostum a la Melayu yang nggenjreng berwarna seragam (untuk satu keluarga), kami dikira (refugee) Myanmar oleh sodaranya temen! Siaul. Baru kenal udah bikin salah hehe. Tapi dimaafkan, karena namanya orang tidak tahu dan dia pengen diskusi mengenai “bagaimana supaya anak sukses lulus ujian matematika”. Karena saya ngerti matematika sedikit, maka saya kasih tips-tipsnya.

Tips-nya singkat: SINAU Yo … (belajar la …) hehe.

Akhir kata, mohon maaf lahir batin, selamat hari raya 1429H. Minal Aidin Walfaizin.

SMS HARI RAYA

Pasti banyak SMS bersliweran dengan ucapan-ucapan hari raya yang unik, lucu dan formal. Ini yang saya dapat:

Ka Mekkasan mellea manisan. E padaddia tambhena terro. Sanonto areh, areh tellasan. Nyo’on sporah manabi bedhe salah, lopot tor kalero.

SMS ini lalu saya bacakan di depan bapaknya Oji yang orang Boyan. Dia bisa dikit-dikit karena bahasa Madura ini mirip bahasa Boyan (Bawean). Tapi habis itu nyerah. Artinya:

Ke Pamekasan beli manisan. Mau dijadikan obatnya pengen. Sanonto (??) hari, hari lebaran. Minta maaf jika ada salah, luput dan keliru.

3 thoughts on “Lebaran (2)

  1. Mas, suasana lebaran di S’pore selain yg formal dan ritual (sholat ied, maaf2an, salam2an…), ada apa lagi? Kalo di Indo kan sudah pada tau. Libur panjang, THR, mudik, sungkeman, lebaran ketupat, dll poko’e meriahlah. Wabil khusus acara mudik sangat khas, semua tv sampe2 ngadain liputan khusus acara tahunan ini dari H-7 hingga H+7

  2. Di Singapura, halal bihalal bisa dilakukan sampai 30 hari setelah lebaran. Kapan saja, sampai malam pun diladenin. Anak-anak kecil memakai baju kurung, bawa tas kecil buat ngantongin amplop isi duit. Acara TV melayu isinya ya acara2 lebaran. Yang tidak ada itu acara mudik. Ya gimana mau mudik, wong singapura ini kecil sekali ….. hehe

  3. nambahin..bedanya lebaran di sing sama di indo..kalo di indo kita kumpul bareng silaturahmi di satu rumah maka kita ngga perlu ngadain kunjungan balasan..tapi kalo di sini hukumnya wajib..kalo sampe ngga dilakukan bisa jadi omongan dan bikin ‘ngambek’ sang pengharap kunjungan balasan. makanya satu bulan waktu yg diperlukan buat saling kunjung mengunjungi..cape de’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s