Takut


Di Singapura, orang bekerja dengan perilaku yang aneh, yaitu takut salah. Orang berusaha lari dari tanggungjawab dengan mengatakan, ah, ini kan bukan bagianku. Ketika mereka secara sukarela melakukan yang bukan bagiannya, ketidaksempurnaan muncul. Dan ketidaksempurnaan ini menghasilkan kegagalan. Orang takut gagal, orang takut salah. Karena salah adalah cela. Ini lucu.

Di bidang sains atau rekayasa, salah adalah lumrah. Salah ini biasanya diawali oleh keberanian mengambil tindakan, melakukan eksperimen, mengambil posisi, menentukan langkah selanjutnya dan hasil dari coba-coba. Ketika pengetahuan tak memadai, orang berbuat salah. Tapi setidaknya orang itu tahu bahwa “pengetahuannyalah” yang tak memadai – bukan karena keputusannya mengambil tindakan itu. Jika kesalahan terjadi tentu orang harus bertanggungjawab. Ia perlu mengakui kesalahannya dan memperbaiki secepat mungkin. Ini proses belajar.

Di Singapura, orang barangkali sudah penat belajar. Switch off your brain, do whatever they say and get paid. Jiwanya mati.

Entahlah kalau di Indonesia bagaimana, karena dulu saya hanya bekerja di sebuah lab kecil; yang interaksi antarindividualnya sangat minimum. Yang ada hanya membaca, bereksperimen, menulis risalah ilmiah dan berdiskusi. Tapi tidak ada politik kantor.

Office politics, makanan apa itu? Di sini saya mengetahui bahwa karakteristik dari office politics adalah individu yang takut salah. Individu yang tak ingin mendapat pengetahuan baru dari bereksperimen. Office politics juga diwarnai oleh kemampuan bicara yang ngotot, tapi isinya kosong.

Manajer umumnya punya properti ini. Tapi manajer saya yang sekarang tidak demikian. Ia barangkali mutan di tengah workforce Singapura. Ia punya karakter berbeda. Ia adalah teladan yang agak sulit ditiru. Tapi ia tetap konstan memberikan contoh tanpa jelas-jelas menggurui. Seharusnya, manajer di Singapura belajar darinya.

Takut. Ia hanya boleh dimiliki ketika tuhan marah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s