Buku: History of Java & Petani Silicon


#1

Akhirnya saya punya juga buku Profesor Samaun Samadikun, Sang Petani Silicon Indonesia. Saya sendiri tidak pernah ngobrol secara langsung dengan Pak Samaun, tapi barangkali pernah berpapasan waktu saya bekerja di PAU-ITB. Sebelum itu, salah seorang famili sering menyebut nama beliau. Jadi, nama beliau ini tidak asing bagi saya. Sayangnya, keingintahuan saya makin besar setelah beliau wafat. Terlambat deh.

Dua tahun setelah Pak Samaun wafat (d. 2006), buku ini diterbitkan. Awalnya buku ini ditujukan untuk memperingati 100 harinya. Tapi kemudian malah jadi buku yang diterbitkan LIPI. Bagus juga sih. Digambarkan dalam buku ini, persona Pak Samaun: cendikia, sederhana, rasional, sabar, terbuka, sopan dan pekerja keras.

samaun-bukuHobinya ngutak-ngatik radio sejak kecil, lulus dari ITB dalam 4 tahun (1951 – 1955), dapat PhD dari Standford tahun 1971. Panggilannya “Djon” atau “Djoni”. Ayahnya bekas Gubernur Jawa Timur, R. Samadikun (1949 – 1958). Seperti kebanyakan orang Jawa, namanya hanya satu: Samaun. Jadi, yang dia tulis di thesis PhD-nya ya hanya Samaun. Ini agak janggal buat orang Amerika.  Beliau adalah penggagas Bandung High-Tech Valley, sebuah area yang ekivalen dengan Silicon Valley di California: pusat bisnis berbasis teknologi dan start-up companies. Dari buku itu saya menemukan bahwa Pak Samaun ini orangnya hands-on, suka bekerja dengan tangan, bereksperimen, suka hal yang detil. Ini sosok profesor yang langka, di mana umumnya, profesor itu teori thok, ngomong thok, dan jarang masuk ke ranah teknikal dengan mahasiswanya. Pak Samaun sepertinya tidak. Beliau mau tahu apa dengan rinci dan terstruktur persoalan teknikal. Beliau juga “kaya” tapi duitnya tidak di account-nya, melainkan di”simpan” orang lain. Terbukti ketika beliau perlu dana operasi di Australia, dalam tempo beberapa jam, uang 250juta cepat terkumpul dari kawan dan murid-muridnya. Orang baik ternyata tidak hanya di komik, tapi di antara kita semua.

Buku ini berupa bunga rampai hasil tulisan kawan dan kerabat beliau selama di LIPI, ITB, Departemen Energi. Dr BJ Habibie juga menyumbangkan tulisan pendeknya. Dosen ITB cum blogger, Dr Budi Rahardjo, juga nulis buat beliau.

Silakan cari bukunya di Gramedia. Ada kok. Malah, katanya, bukunya kadang ditemukan di golongan pertanian, gara-gara ada “Petani”nya …

#2

Raffles adalah anak koki kapal. Ia bekerja sebagai asisten di kantor dagang British East-India Company, semacam VOC-nya Inggris. Ia kemudian ditugaskan di beberapa tempat, yaitu Sumatra, Jawa, Malaysia dan Singapura. Ia begitu mencintai Jawa dan menuliskan dengan rinci perihal Jawa. Apa saja dia tulis. Saya rasa klaim dia benar: dia adalah pemilik pengetahuan tentang Jawa [tempo dulu] yang paling rinci. Dia yang membawa gamelan pertama kali ke Inggris. Dia juga pandai berbahasa Melayu dan Jawa.

Buku History of Java telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh sebuah penerbit di Yogya. Senang sekali rasanya, bahwa kebebasan buku yang terjadi sejak 1998 tetap konsisten mengalirkan buku luar dalam bahasa Indonesia dengan harga yang terjangkau. Buku asli History of Java ada yang dijual USD1000 lho! Sedangkan di Gramedia kita bisa mendapatkannya dengan hanya Rp 180000,- atau USD16.

0010Buku History of Java adalah buku sosiologi dan geografi Jawa tahun 1800an. Isinya tentang sejarah orang Jawa, demografi, budaya, agama, etika, adat, bahasa, studi banding Jawa dengan Sunda, Madura, Melayu, Bugis, Cina dan lainnya. Ini barangkali buku orientalis pertama. Sayangnya Raffles hanya sebentar di Indonesia. Ia kemudian hijrah ke Singapura dan bertekad membangun sebuah wilayah yang lebih maju dibanding Bencoolen (Bengkulu),  Batavia (Jakarta) atau Bantam (Banten). Singapura adalah wilayah maju hasil kekecewaan Raffles terhadap Inggris dan Belanda. Sedangkan Jawa adalah entitas pusat kebudayaan dan kemajuan intelektual. Begitu banyak negeri ingin menduduki Jawa. Oleh sebab itu ia hengkang.

Buku ini menurut saya adalah magnum opus yang wajib dimiliki orang yang mengklaim dirinya Jawa. Menarik sekali …

One thought on “Buku: History of Java & Petani Silicon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s