Thesis Habibie


Sebenarnya terlalu awal untuk menulis tentang PhD thesis yang ditulis oleh B.J. Habibie. Alasannya, ngerti aja belum, eh ini malah nulis tentang thesis beliau. Tapi rasa terima kasih yang tak terhingga (infinite thanks!) harus diberikan kepada kawan-kawan di Jerman (Noni, Romi, Ismail, Riza).

Ceritanya, pada musim panas 2010, saya ke Budapest untuk lihat seminar komposit Eropa (European Conference on Composite Materials 14). Sebelumnya, sudah kontak-kontak dengan Noni dan Romi untuk mampir ke Jerman, tepatnya di Bremen. Mereka juga mengenalkan ke dua kenalan baru di RWTH Aachen yang punya akses ke perpustakaan. Tapi ternyata thesis B.J. Habibie masih ada di perpustakaan jurusan, belum sampai di perpustakaan pusat. Setelah mencari-cari perpustakaan Fakultät für Maschinenwesen (naik turun bukit), akhirnya dapat juga thesis-nya Pak Habibie.

Thesisnya tipis, hanya 55 halaman. Sampulnya berwarna biru keabu-abuan, mirip kertas manila. Di dalamnya, teks ditulis dengan mesin ketik, rumus-rumus ditulis tangan, grafik digambar dengan bolpoin. Tulisan rumus-rumusnya rapi. Thesis tersebut kemudian dipinjam, dan di-scan (sama Romi). Sebelum di-scan, ya difoto dulu, supaya ada kenang-kenangan. Judulnya: Beitrag zur Temperaturbeanspruchung der orthotropen Kragscheibe. PhD thesis ini ditulis pada 1965. Dengan bahasa Jerman yang terbatas (dan bantuan kamus tentunya – plus samar-samar mengingat kuliah Theory of Elasticity dari Prof. Mordechai Perl), judul thesis itu dapat diartikan kurang lebih sebagai berikut: Contribution to the thermal stresses of orthotropic plates (Kontribusi terhadap tegangan thermal pada pelat ortotropik). Di dalam buku Sulfikar Amir (The Technological State in Indonesia: The Co-constitution of High Technology and and Authoritarian Politics, Routledge, 2013), judul ini dibahasa-Inggriskan sebagai berikut: Contribution to the temperature demand for orthotopic collarflange, yang saya rasa kurang tepat.

Isi thesis ini kurang lebih adalah derivasi atau turunan matematik yang didasarkan pada teori thermoelastisitas (yang dipelopori Goodier, Stanford University – murid Timoshenko) untuk menghitung tegangan thermal pada sebuah pelat yang kekakuan dalam arah ortogonalnya berbeda. Teori ini dapat diaplikasikan untuk menghitung tegangan thermal pada sayap pesawat ketika memasuki rejim hipersonik, di mana efek temperatur jadi cukup signifikan. Teori ini dipecahkan secara numerik dengan menggunakan komputer. Tapi orang yang paling memahami thesis ini tentunya adalah Pak Habibie sendiri, dan dua promotornya (Prof. Dr.-Ing. Hans Ebner dan Prof. Dr.-Ing. Wilhelm Dettmering).

habibie-thesis

5 thoughts on “Thesis Habibie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s