Marangoni


Di lab, ada profesor muda (assistant professor) yang penelitiannya agak nyeleneh. Nyeleneh karena rata-rata di sana mengerjakan bahan komposit (non-logam) secara numerik atau (baru-baru ini) eksperimental. Lha ini mengerjakan bidang metalurgi, atau khususnya sifat fisika logam (physical properties of metals). Salah satu topik yang pernah dipublikasikannya adalah efek Marangoni. Apa ini? Jangan tanya, saya juga gak mudheng!

Contoh sederhana dari ‘efek Marangoni’ dapat diamati ketika seseorang memutar-mutar (swirl) gagang gelas anggur, Biasanya yang ‘ahli’ kemudian menghirup aromanya, mengamati sesuatu dan meminum sedikit. Yang dihirup tentu aroma anggur yang merupakan campuran alkohol, air, anggur dan lainnya. Yang diamati (sepertinya) rembesan atau droplets anggur di dalam gelas: biasa disebut tears of wine atau wine’s legs. Memutar-mutar gelas anggur ini pada dasarnya mencari titik yang pas untuk menghasilkan aroma alkohol supaya keluar dari anggur (kan alkohol titik didihnya rendah jadi menguap lebih cepat dari air); bukan untuk membuktikan kualitas anggur. Jadi memutar-mutar itu tidak lain adalah eksperimen efek Marangoni, bukan untuk memeriksa kualitas anggur.

Fenomena ini terjadi juga pada logam tertentu, pada suhu tertentu pula. Katanya, gravitasi mempengaruhi pembentukan fenomena ini. Oleh sebab itu, profesor muda yang diceritakan di atas itu melakukan eksperimennya di atas pesawat terbang (sambil memasang alat-alat eksperimennya di dalam pesawat) dan menyuruh pilot untuk drop sehingga menghasilkan low gravity. Ini untuk mensimulasikan gravitasi rendah tanpa harus ke luar angkasa.

Dulu waktu kuliah juga pernah merasakan +2g (dua kali berat badan; g = 9.81 m/s²) ketika naik Cessna di PTDI. Wah rasanya seperti mau muntah! Ini mirip ketika kita ada di dalam lift yang bergerak ke bawah dengan cepat. Rawon, soto atau pecel plus teh manis yang dimakan tadi pagi rasanya mau dimuntahkan kembali … (eman-eman rek … )

Pilot pesawat aerobatik (katanya) mampu menahan percepatan hingga +6 hingga +9g. Wah … bisa mutah cecek saya …

Anyway … akhir pekan kemarin saya jalan-jalan ke stasiun Toyoda. Di sana ada mobil sport bagus sekali, convertible, warna hitam. Olit lalu berfoto di sampingnya. Yang paling menarik dari mobil sport ini adalah merk bannya. Merknya “Marangoni”! Saya foto juga buat kenang-kenangan.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s